Aturan yang harus di pahami dalam Desain Logo
theamateurdesigner

Aturan yang harus di pahami dalam Desain Logo

A turan dalam menciptakan sebuah logo yang baik harus kita perhatikan betul agar logo yang dihasilkan memiliki nilai seni yang tinggi dan yang terpenting dalam hal pembuatan logo adalah "ORISINIL" atau hasil karya sendiri yang mana logo itu tercipta hasil pemikiran ataupun konsep anda setelah anda melakukan brief  kepada perusahaan dan mempelajari sejarah perusahaan.


Sejarah Desain Logo

Sejarah Desain Logo berasal dari negara Yunani Kuno yang mana dalam penggunaan lambang terdiri satu atau dua huruf saja. itu mewakili dalam hal inisial nama dari seseorang atau tempat yang ingin digunakan sebagai tanda simbol. Sebelumnya, mata uang koin untuk yunani dan romawi melahirkan logo dari mistar atau kota.

Selama pertengahan itu, logo-logo sudah mulai banyak terlihat pada sebuah gereja-gereja yang dijadikan hiasan dan juga untuk keperluan komersil. Dan pada abad ke-13, penggunaan bentuk simbol yang sederhana menjadi lebih meningkat sehingga digunakan untuk merk dagang untuk jual beli. Contoh awal desain logo saat itu adalah rumah untuk pejabat, pandai emas, pembuat kertas dan kebangsawanan. tahun 1700an para pedagang produsen baik itu distributor dan pengecer memiliki satu merk dagang atau disebut dengan cap.

Kuntungan mulai dirasakan akibat adanya revolusi industri yang memberikan nilai arti pentingnya sebuah merk dagang. dan pada tahun 1900an, munculnya korporasi nasional dan internasional, dan merk dagang beruba menjadi lebih dari sekedar simbol.

Dan sekarang, logo perusahaan telah menjadi wajah bisnis dan ekonomi di seluruh dunia. Masyarakat umum sudah mulai merespon arti dari sebuah logo dan mengimplementasikan sesuai dengan bisnis yang dijalankan. sebuah logo di desain mulai dari melakukan brief dan penelitian mengenai sejarah perusahaan ataupun tema perusahaan tersebut. lalu dibuatlah sebuah sketsa logo dan pada akhirnya di aplikasikan ke dalam komputer untuk di desain agar terlihat lebih rapih dan proporsional.

Dalam mmebuat logo ada beberapa aturan yang harus di pahami agar logo yang diciptakan bersifat orisinil dan yang lebih penting adalah dibuat sesuai dengan kebutuhan umum dari sebuah perusahaan atau bisnis usaha. Logo juga harus memiliki filosofi perusahaan agar mudah di ingat dan yang lebih penting adalah logo harus bisa diaplikasikan diberbagai macam media  seperti kertas, kartu nama, name tag, gantungan kunci, spanduk,banner dan lain-lain sesuai kebutuhan.

Ada beberapa aturan yang harus dipatuhi dalam pembuatan logo, dan ini saya kutip dari website ahlidesain, di antaranya adalah :


  1. Tidak boleh menggunakan lebih dari 3 warna.
  2. Hilangkan semua hal yang tidak perlu atau tidak penting dalam logo tersebut.
  3. Tulisan harus bisa dengan mudah terbaca, gunakan ukuran dan font yang sesuai.
  4. Logo dibuat harus bisa dikenali dengan mudah, biasanya menggunakan bentuk sederhana.
  5. Buat logo dengan bentuk dan layout yang unik.
  6. Lupakan apapun yang dipikirkan oleh orang terdekat Anda, ingat Anda membuatnya untuk siapa.
  7. Buat lebih dari 3 (tiga) opsi pilihan dengan karakter yang berbeda.
  8. Tidak boleh mengkombinasi logo yang sudah ada apalagi terkenal dan melabelnya menjadi karya sendiri.
  9. Tidak boleh menggunakan clipart / gambar kartun yang sudah punya arti sendiri sebelumnya.
  10. Logo harus bisa dibuat menjadi warna hitam putih tanpa menghilangkan bentuk asli logo berwarna.
  11. Logo harus bisa dipastikan bisa dikenali walaupun dengan warna yang dibalik (invert).
  12. Logo harus bisa dikenali ketika diubah ukurannya, terlebih dengan ukuran terkecil ketika dipakai pada produk tertentu.
  13. Jika logo terdiri atas ikon atau simbol tertentu, termasuk tulisan, letak harus bisa dikatakan bahwa mereka saling berlawanan / komplemen / berbeda satu sama lain.
  14. Hindari penggunaan tren logo terbaru, buat logo bisa dipakai sepanjang jaman.
  15. Jangan menggunalan efek spesial (masih boleh coba dihindari jika menggunakan gradasi, bayangan, efek cermin, dan cahaya berpendar).
  16. Sesuaikan layout logo berbentuk segitiga jika memungkinkan, hindari possible, hindari layout yang tidak dikenali secara bentuk visual (tak beraturan / abstrak).
  17. Hindari detail yang ribet, ruwet dan membingungkan.
  18. Pertimbangkan bagaimana logo akan disajikan dan tempat berbeda meletakkannya.
  19. Citrakan logo yang berani dan percaya diri / yakin, jangan dunakan yang lemah dan kusam / tumpul.
  20. Sadari bahwa Anda tidak membuat logo yang sempurna.
  21. Gunakan garis yang tebal untuk bisnis yang tajam, garis lembut untuk bisnis yang lembut, sesuaikan gaya / style dengan bisnis.
  22. Logo harus bisa mewakili apa yang ingin disampaikan dan dikomunikasikan.
  23. Sebuah gambar foto tidak dibuat untuk sebuah logo.
  24. Buat presentasi kepada konsumen anda mengejutkan dan berpikirlah diluar kotak untuk itu.
  25. Tidak boleh menggunakan jenis font / huruf lebih dari dua.
  26. Setiap elemen logo harus disejajarkan / diratakan. Rata tengah samping kiri, kanan, atas, dan bawah.
  27. Logo harus terlihat utuh, solid, tidak ada jejak yang tidak perlu.
  28. Cari tahu siapa saja yang akan melihat/menikmati logo tersebut sebelum anda berpijak untuk memikirkan ide desain logo.
  29. Selalu pilih kegunaan / fungsi daripada inovasi.
  30. Jika nama / brand dikenali dan diingat, buatlah itu menjadi sebagai sebuah logo.
  31. Logo harus dikenali ketika dibuat efek mirror atau dibalik kiri/kanan/atas/bawah.
  32. Meskipun sebuah perusahaan yang besar sekalipun membutuhkan logo yang kecil/sesuatu yang mudah.
  33. Semua orang harus suka logo tersebut, tidak hanya yang memakai tetapi juga yang sekedar melihatnya.
  34. Buatlah bervariasi. Lebih bervariasi, semakin Anda mendapatkan logo yang tepat.
  35. Logo harus dipakai secara konsisten dalam segala kegunaan yang berbeda. Warna, bentuk, atau hal semacamnya. Kondisi atau keadaan logo terlihat sama.
  36. Logo harus mudah dideskripsikan / dijelaskan maksudnya.
  37. Tidak boleh menggunakan tulisan / kalimat sebagai sebuah logo.
  38. Buatlah ide desain menggunakan sketsa gambar terlebih dulu menggunakan kertas dan pensil kemudian anda bisa bernjak untuk membuatnya menjadi logo digital memakai komputer.
  39. Tetap gunakan logo yang sederhana.
  40. Jangan gunakan simbol globe dunia.
  41. Logo yang dibuat tidak boleh mengacaukan / mengalihkan fokus (distract).
  42. Harus jujur terhadap apa yang ingin disampaikan dan apa yang diwakili, tidak dibuat-buat menjadi sesuatu yang bagus tapi tak mewakili artinya / tidak sesuai.
  43. Logo harus seimbang secara visual, keseimbangan dalam nirmana juga.
  44. Hindari menggunakan cahaya warna yang terang/menyala, neon/berpendar, gelap dan kusam.
  45. Master logo digital dibuat dalam format vektor agar proses perubahan ukuran tidak berubah (bitmap akan blur ).
  46. Jika sudah deal dalam desain logo, bila memungkinkan buatlah rangkaian tata cara membuat logo tersebut menggunakan software desain grafis tertentu, semacam tutorial. Hal ini akan memudahkan sepeninggal Anda untuk membuatnya ulang, disamping itu juga penikmat logo akan lebih mengenal logo jika itu diesebarluaskan.
  47.  Logo yang dibuat tidak boleh melanggar satupun dari apa yang disampaikan diatas.



Aturan ini akan terpakai pada setiap pembuatan desain logo, namun bila ada aturan yang menurut anda perlu ditambahkan, bisa kasih masukan disini agar kita semua bisa mempelajari aturan yang baik dalam desain logo agar menciptakan sebuah logo yang Orisinil.

Semoga membantu,

Referensi : ahlidesain